Login Peserta KRI 2016

Forgot your password? Reset

Signup for free

Use Facebook or an email

or
By signing up you agree to the Terms & Conditions and Privacy & Policy

Reset password

Enter email to reset password

Already have account? Login
Don't have account? Signup
×

Kontes Robot ABU Robocon Indonesia (KRAI)

Tema dan aturan KRAI 2016 mengacu pada ABU Asia-Pacific Robot Contest 2016 Bangkok. Tema KRAI 2016 adalah "Efisiensi Energi Terbarukan", selaras dengan tema ABU Robocon 2016, yaitu "Clean Energy Recharging The World". Pada kontes ini terdapat dua robot, yaitu eco-robot dan hybrid-robot, yang bekerja sama untuk memasang propeller ke mesin turbin angin.

 

1.    Kepesertaan dan Evaluasi

a.      KRAI 2016 dapat diikuti tim mahasiswa dari Institusi atau Perguruan Tinggi yang terdaftar di Ditlitabmas Dirjen Kemeristekdikti. Setiap tim terdiri dari tiga mahasiswa dan satu pembimbing, dengan tiga orang mekanik yang bertugas membantu di pit-stop.

b.        Setiap tim calon peserta harus mengajukan proposal kepada panitia pusat 2016 dengan persetujuan Wakil Rektor/Ketua/Direktur Bidang Kemahasiswaan masing-masing Perguruan Tinggi. Proposal merupakan registrasi awal yang harus diajukan kepada panitia KRI 2016.

c.      Setiap Perguruan Tinggi hanya diperkenankan untuk mengirim satu tim peserta KRAI. Semua proposal yang masuk ke sekretariat panitia akan di evaluasi oleh panitia.

d.       Evaluasi keikutsertaan dilakukan dalam tiga tahap, yaitu evaluasi administratif (evaluasi tahap I), laporan kemajuan yang dibuat oleh peserta (evaluasi tahap II), dan terakhir, pertandingan KRAI tingkat regional.

e.         Peserta yang lolos evaluasi tingkat regional dan mengikuti KRAI 2016 tingkat nasional, akan mendapatkan bantuan dana pembinaan pembuatan robot.

 

 

2.    Sistem Kompetisi

a.          Setiap tim harus membuat dua buah robot, satu buah eco-robot dan satu buah hybrid-robot.

b.         Eco-robot berukuran minimal : 400 mm x 400 mm x 400 mm, ukuran maksimal tidak dibatasi. Sedangkan hybrid-robot berukuran : maksimal 1000 mm x 1000 mm x 1000 mm.

c.          Berat kedua robot beserta kelengkapan-nya tidak boleh melebihi 40 kg dan batas tegangan catudaya tidak melebihi 24 V, pencatu tekanan pneumatik tidak melebihi 6 bar.

d.         Lapangan berbentuk persegi empat dengan ukuran sebesar 14.000 mm x 14.000 mm, dikelilingi kayu setinggi 100 mm dengan tebal 50 mm. Lapangan dibagi dua ditengah-tengah, masing-masing untuk tim merah dan tim biru yang akan bertanding, dibatasi dengan kayu setinggi 100 mm dan tebal 50 mm.

e.         Pertandingan dimulai dengan persiapan 60 detik, eco-robot membawa propeller (baling-baling) berangkat dari eco-robot start zone 1, dengan dorongan energi dari hybrid-robot, melalui “slope and hills” yang terdiri dari tiga tingkat tanjakan.Kemudian berbelok melalui zona “river” dan turun melalui zona ”Down hill”, sampai mencapai zona “wind turbin station”.

f.           Di zona “wind turbin station”, hybrid-robot akan mengambil propeller dari eco-robot, dan bergerak secara otomatis menaiki tiang menara “wind turbin pole”. Sesampainya diatas, hybrid-robot akan memasang propeller tersebut pada “wind turbine engine” yang berada diatas tiang menara tersebut. Tim yang tercepat berhasil memasang propeller ke mesin turbin angin tersebut dinyatakan sebagai pemenang dan disebut “Chai-Yo”.

g.          Pertandingan berlangsung hanya 3 (tiga) menit.

h.         Menggunakan sistem setengah kompetisi (Round Robbins) dan sistem gugur (knock-out).